Sab. Agu 17th, 2019

Puluhan Honorer RSUD Trikora Tuntut Hak Lembur

portalbangkep.com – Puluhan tenaga kontrak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan menyampaikan aspirasinya ke DPRD Bangkep, 21 Januari 2019. Mereka menuntut hak atas insentif jaga atau lembur yang tahun ini tidak masuk dalam anggaran rutin RSUD Trikora Salakan.
Kedatangan puluhan honorer RSUD Trikora Salakan disambut baik politisi DPRD Bangkep. Mereka diajak dengar pendapat di ruangan serbaguna lantai 2 gedung DPRD Bangkep. Dengar pendapat dipimpin ketua Komisi I Suhardin Sabalino serta anggota komisi I Asmadi Bidal.
Dalam dengar pendapat, mereka menyampaikan keberatan atas penghapusan insentif jaga atau lembur. Pasalnya dengan insentif itu berarti untuk membantu biaya hari hari mereka, saat honor yang diterima mereka terbatas. “Dengan insentif yang dibayar secara rapel, bisa membantu kami” jelas salah seorang perawat.
Ketua Komisi I DPRD Bangkep Suhardin Sabalino yang menerima aspirasi honorer menyampaikan tuntutan tersebut dibahas di tingkat lanjut dengan eksekutif terkait. “Aspirasi yang disampaikan sudah kami tampung. Itu merupakan hak mereka dalam menyampaikan pendapat. Bukan berarti mereka berontak,” jelas Suhardin.
Tuntutan yang disampaikan honorer itu sepanjang tidak melanggar aturan, maka seharusnya bisa dimasukkan kembali dalam anggaran rumah sakit. “Kita cermati, aturan mana yang membolehkan dan mana yang tidak. Kami harus ambil jalan terbaik bagi honorer,” jelasnya.
Sementara itu Direktur RSUD Trikora Salakan dr James Pinontoan yang hadir pada dengar pendapat, mengklarifikasi insentif jaga atau lembur tidak bisa dialokasikan tahun 2019. Sesuai dengan laporan hasil pemeriksaan BPK RI yang menyebutkan instentif tersebut dobel anggaran dengan honor mereka. “Ini yang menjadi temuan BPK sehingga pihak rumah sakit tidak bisa lagi mengalokasikan kembali,” jelas James.
Karena itu, pihak rumah sakit juga tidak bisa berbuat banyak menerima permintaan honorer. Tapi piuhak rumah sakit tidak menutup mata atas keluhan honorer yang selama ini bekerjaekstra memajukan RSUD Trikora Salakan. “Kami pikirkan cara terbaik agar mereka juga mendapatkan hak yang halal dan tidak melanggar aturan,” jelas dr James. (bas)