Website Ini Diproteksi
Ming. Jun 16th, 2019

Pergantian Tahun Baru 2018-2019 Lebih Spiritualis


portalbangkep.com – Pergantian malam tahun baru 2018 ke tahun 2019 di Salakan, ibu kota kabupaten Banggai Kepulauan diisi dengan zikir. Masjid Pancasila di kelurahan Tungabe, penuh sesak dengan kehadiran masyarakat.
Zikir dimulai selepas salat isya hingga pergantian tahun. Zikir diikuti pejabat esekutif serta legislative dan aparat penegak hukum. Plt Bupati Bangkep H Rais Adam, pj Sekretaris Kabupaten Bangkep Rusli Moidady dan politisi DPRD Bangkep Syahrudin Lalu juga mengikuti zikir.
Pergantian tahun dengan zikir sangat berbeda dengan perayaan pergantian tahun ke tahun sebelumnya. Dimana pergantian tahun selalu diisi dengan eforia petasan serta pesta musik sampai pagi. Rais Adam saat menyampaikan sambutan menyampaikan zikir dilaksanakan agar Tuhan tidak murka dengan manusia di bumi. “Belakangan ini di penghujung tahun 2018, Indonesia dilanda bencana bertubi tubi sampai pada musibah gempa bumi yang disusul dengan likuefaksi dan tsunami. Musibah besar ini harus mengingatkan kita kembali kepada mengingat Allah SWT,” jelas Rais Adam.
Sekaligus dengan momen zikir Ini, manusia diingatkan agar tidak selalu berfoya-foya dengan kehidupan dunia. Mengingat kembali dalam ayat suci bahwa dunia ini pada akhirnya akan hancur. Mengingatkan kepada manusia agar tidak selalu mementingkan dunia.
Sementara itu, Syahrudin Lalu politisi PDI Perjungan, mengatakan selain zikir akbar, untuk kehidupan yang lebih baik seharusnya manusia lebih berkasih sayang kepada sesamanya. “Dengan musibah itu diingatkan kita agar harus menengok sesamanya,” ujarnya.
“Mungkin kita terlalu bergembira dan berhura-hura sampai lupa kepada Tuhan sang pencipta. Maka dari itu dengan zikir ini, kita harus merenungkan kembali bahwa ada dunia lain sesudah mati” tambahnya. (bas)