Website Ini Diproteksi
Sab. Apr 20th, 2019

KNPI Bangkep Sukses Gelar Dialog Interaktif Caleg dan Masyarakat

Dengan tatap muka secara langsung, masyarakat mengetahui dengan jelas kemampuan caleg tersebut. “Kita harapkan masyarakat memilih calon anggota legislative jangan dari sisi kemampuan finansialnya saja. Tetapi juga memperhitungkan kemampuan otaknya dan integritasnya. Jadi caleg itu tidak boleh omong kosong, otak kosong dan dompet kosong. Tetapi masyarakat hanya melihat dompet kosongnya saja. Sementara dua otak kosong dan omong kosong tidak menjadi perhatian penting,”

Hari Saputra – Ketua KNPI Banggai Kepulauan

Portalbangkep.com – Kalangan pemuda yang sekarang dikenal milenial, tidak mau ketinggalan dengan politik praktis. Digagas organisasi pemuda tanah air KNPI Banggai Kepuluan, menggelar dialog interaktif antara calon legislative (caleg) dan masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, dialog interaktif yang bertema “Bulandokon Sio Yaku (Kenapa Harus Saya) – Masyarakat Cerdas, Memilih yang Berkualitas” itu dlaksanakan di empat kecamatan sesuai daerah pemilihan kabupaten Bangkep. Yaitu di desa Lumbi-lumbia kecamatan Buko Selatan, di Bulagi kecamatan Bulagi, di desa Sambiut kecamatan Totikum dan Salakan kecamatan Tinangkung. Dialog interaktif dilaksanakan sejak 12 maret – 15 Maret 2019.

Ketua KNPI Bangkep Hari Saputra SSTP  mengatakan dialog interaktif yang digagas KNPI Bangkep merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dengan wakilnya kelak. “Jika saja itu yang dilaksanakan partai, mungkin saja kita bisa berpikir yang hadir simpatisan dan konstituen. Tapi dengan KNPI yang mengadakan maka yang masyarakat yang hadir ialah masyarakat yang benar ingin ingin mengetahui kualitas wakilnya nanti,” jelas Hari Senin (25/3/19).

Hari mengatakan selama empat hari itu, respon warga yang hadir sangat antusisas. Khususnya pada kecamatan buko Selatan di Lumbi Lumbia. “Secara umum respon masyarakat yang hadir sangat luar biasa. Bahkan calegnya juga pun yang hadir banyak. Di Lumbi-lumbia apalagi masyarakat disana sangat ingin tahu kualitas calon wakil rakyat,” jelas Hari.

Dengan tatap muka secara langsung, masyarakat mengetahui dengan jelas kemampuan caleg tersebut. “Kita harapkan masyarakat memilih calon anggota legislative jangan dari sisi kemampuan finansialnya saja. Tetapi juga memperhitungkan kemampuan otaknya dan integritasnya. Jadi caleg itu tidak boleh omong kosong, otak kosong dan dompet kosong. Tetapi masyarakat hanya melihat dompet kosongnya saja. Sementara dua otak kosong dan omong kosong tidak menjadi perhatian penting,” ujar Hari.

Dialog interaktif yang dilaksanakan KNPI Bangkep mengundang caleg dari kabupaten, provinsi dan DPR RI. Juga mengundang pemilih pemula dari pelajar kelas 3 SMA yang tahun ini akan mencoblos.

Setelah menggagas dialog interaktif. Kedepan, KNPI akan melakukan kontrak politik dengan caleg terpilih. “Setelah terpilih, kami dari pemuda akan melakukan kontrak politik dengan caleg terpilih. Selama satu tahun hingga lima tahun kinerja, harus jelas apa yang akan dilakukan oleh para wakil rakyat” jelas Hari. (bas)